Minggu, 25 Agustus 2013

Pantai Ndrini, si hijau dari selatan Jogjakarta :)

mungkin tak banyak yang tau dan mendengar nama pantai ndrini ini. eits... tak lengkap ke jogja kalo tak mengunjungi deretan pantai di gunung kidul. salah satunya pantai ndrini. jangan hanya ke parangtritis aja dong. heuheu. ternyata selain jogja mempunyai keindahannya di malioboro atau merapi, jogja juga masih menyimpang keindahannya di gunung kidul. sebenernya pantai ndrini ini tak jauh beda dari pantai-pantai selatan yang lainnya, berpasir putih dan ombak yang kencang. namun ada bedanya di pantai ndrini ini. ada pulau yang tak jauh dari pantai. sehingga kita bisa jalan kaki ke sana -agak sedikit berjuang di karenakan ombak yang kencang dan kedalaman yang tak stabil dan banyaknya batu karang yg nusuk2-, walau basah dan kuyup namun setelah sampai di pulau kecil itu kita jadi bisa melihat seisi pantai ndrini. apalagi kalo di lihat dari atas makin bagus. suuuummmpppaaahhhh!! air laut di bibir pantai ndrini kelihatan hijau dan garis bibir pasir pantainya agak ke-pink-an

di butuhkan waktu 2 jam dari jogjakarta kota menuju pantai ndrini ini. saat itu aku bersama 10 temanku memutuskan untuk menyewa mobil dengan tarif 600rb per12jam. Selama perjalanan menuju ke pantai ndrini ini kami di suguhkan pemandangan yang cantik. Deretan bukit menyatuh satu sama lainnya dengan tumbuhnya tumbuhan-tumbuhan yang cantik menambah keeksotikan perjalanan ini. Tak ada rasa bosan selama perjalan. Sebelum ke pantai ndrini kita mengunjungi beberapa pantai cantik juga di deretan pantai gunung kidul. Karna menurutku pantai ndrini ini adalah pantai yang paling cantik selama kunjungan aku dan teman2ku  ke deretan pantai gunung kidul itu maka aku sengaja dengan khusus menyedirikan postingan blog ini. 

 pantainya bersiiiihhh..

karna sampai di pantai ndrini siang hari, kita putuskan untuk makan siang dulu di sana baru nyebrang ke pulau di depannya itu.

 yang penting kumpul :)

selama makan-makan iseng-iseng ambil foto


setelah selesai makan siang, aku mak ines ali blo memutuskan untuk menyebrang kepulau itu. yang lainnya menunggu di warung tempat kita makan tadi.

sesampainya di pulau yang entah apa itu namanya kita memutuskan untuk terus jalan ke atas untuk melihat pemandangan dari atas. sumpah pemandangan yang di suguhkan tak mengecewakan mata. dan asal kalian tau dari semua pantai yang perna aku kunjungi sampai saat ini, ndrini lah yang paling kece badai halilintar melalangbuana terpampang nyata. hahahahahahahaha. 

setelah selesainya kita memandangi pantai ndrini dari atas kita turun kebawah dan selolop-selolop. dikarenakan batrai habis kita jadi ga bisa mengabadikan selolop-selolop kita di pantai ndrini. tapi cukup seru kita selolop-selolop di sana di tambah dengan ombak yang kencang menambah adrenalin kita yang semakin memuncak. mak saat itu sempat kintir karna dia lebih mementingkan sandal jogernya. hahahahahahaha. dan kita malah ketawa-ketawa saat mak teriak "rek aku kintir rek. tulung aku". huahahahaha. 

di karenaka hari sudah cukup siang dan kita juga masih banyak destinasi yang belum di kunjungi, lagian kita juga uda puas banget main-main di sana, akhirnya tanpa ganti baju kita langsung meluncur ke tempat selanjutnya. 

kerennya pantai ndrini ini selain airnya yang hijau dan pemandangan dari atas juga lebih bagus, pantainya juga buwersih dan masih jarang pengunjung yang dateng jadi kita bisa menikmati indahnya pantai ndini ini sepuasnya. hehehehe.

Sabtu, 24 Agustus 2013

pantai bagus itu kalo bisa menikmatinya secara utuh, papuma!

pagi itu pukul 5pagi aku bersiap-siap berangkat ke papuma sama yanti beserta teman kulianya. "pukul 6pagi kumpul di depan RSUD" - begitu kalimat sms dari yanti. pukul 6 kurang aku meluncur ke TKP diantar bapak. tak lama kemudian mereka satu persatu datang. dengan menyewa minibus, kita ber-8 berangkat ke pantai papuma - telat1 jam man. 

Pantai Papuma tak seseram yang aku bayangkan jalannya muluuuusss, dataaaaarrrrrr, aluuuussss. tak lenggak lenggok seperti mau ke pantai klayar atau pantai gunung kidul. hahaha. jadi tak mabuk. pemandangan yang disuguhkan juga indah. sebelum sampai di pintu masuk papuma - watu ulo ada segerombolan pohon jati kereeeeennn. cocok sumpah buat prewed. 

oiya ngomong-ngomong soal watu ulo, watu ulo ini gajauh dari pantai papuma. malahan sebelum kepapuma kita ngelewatin watu ulo terlebih dahulu. sayang kita gak mampir ke watu ulo. padahal kalo dilihat dari atas watu ulo gak kalah keren dari papuma. walau pasirnya hitam namun air laut di bibir pantainya biru. gak seperti baron yang pasirnya coklat air pantainya ikut coklat. 
pantai papuma dari kejauhan


nah balik lagi ke papuma. pertama sampai kesannya - jujur ini sumpah "eala". entah kenapa saat itu mungkin dikarenakan weekend, papuma jadi banyak orangnya gitu. kesannya jadi kotor. banyak sampah. banyak bungkus pop mie berceceran :(. sayang sekalski ceman ceman. karna dari pagi kita belum makan maka sebelum selolop selolop kita makan dulu. makan cumi!! endyan cuminya setebel sandal swallow. hahahahaha. harganya juga lebih bersahabat daripada pas aku dulu makan di pantai ndrini. setelah kenyang makan, cuuuuusssss kita melunjur kepantai. jebur jebur. eits sebelum selolop kita foto2 dulu.



banyak batu karang, ombaknya gede2


setelah bosan foto-foto dibawah kita ke atas.


 pantai papuma dari atas

sebelum sampai di atas itu ada pertigaan. kita pilih kiri dulu berangkatnya. pas pulangnya kita ambil jalur kanan. kali aja ada pemandangan bagus. eh ga di nyana ada pantai lagi di sisi kanan papuma yang lebih sepi. ga seberapa sepi juga sih, cuman ya ga seramai yang di pantai utama. akhirnya kita ambil foto disana.

pasirnya lebih putih dari pantai papuma yang utama.

ini pantai papuma utama. selain banyak orang di sini juga banyak sampah :'(


selesai berfoto-foto dan bosan berfoto-foto, waktunyaaaa seloloooopppp. byuuuurrr, ada paus yang mau kembali ke habitatnya. hahahah.

air pantainya "masih bening"

belum lama selolop eh kitanya kintir kebawa ombak. alhasil minum air asin. sih yanti malah ngehirup air laut. hahahaha. kok bisa lho. 

semakin lama semakin lama ombaknya makin ga bersahabat, kita sering banget kintirnya - padahal aku wes sandaran batu karang. akhirnya kita putuskan udahan. ganti baju, beberes, pulang. 

aaaahhhh papuma saat itu walau sedang kotor, namun jika kita bisa menikmati seisinya tetap terasa indaaaahhh....



ombaknya sih masih kalah jauh sama pantai kukup di jogja. tapi notbad lah...


catatan buat kalian yang mau ke papuma, tolong mari kita jaga pantai papuma bersama. jangan buang sampah sembarangan. setelah makan atau sampah apapun itu di buang ke tempat sampah atau di simpan jika tidak menemukan tempat sampah sampai dengan ketemu tempat sampah. jangan di buang ke laut. kasian ikan sama tumbuhan2 yang hidup di lau :(. ingat ya, kita harus menjaga ciptaan-NYA bersama. jangan di rusak bersama :"). SALAM LESTARI!!



Tante Kita Semua

Namanya Damayanti Cambodia. Panggil saja Yanti, tapi kita (aku, ima, mak) panggil dia tante. Bukan karna gayanya yg ke tante-tantean atau dandannya kayak tante-tante, bukan juga karna umurnya yang uda seumuran sama tante-tante. hahahahahahaha. tapi karna suatu tragedi akhirnya kita panggil yanti dengan sebutan tante. 
Tante ini orang yang baik. hmmmm... sudah terlalu deket sama tante, jadi bingung gimana diskripsiin sifat dan kelauan tante. pokoknya dia debest wes. cuman kadang dia suka tiba-tiba tenggelam dan muncul lagi. tapi ada satu hal yang aku kagetin dari tante. kalo kata mak dia orangnya grasak grusuk, ga mematangkan segala sesuatunya dengan tepat (kalo masalah liburan). daaaaannn ternyataaaaaa, taarraaaaaaaaaaa... aku syok, pemikiran tante beda jauh sama apa yang di katain mak. dy lebih matang memikirkan step demi step perjalanan kita (waktu kemarin kejember dan next trip klayar). bahkan untuk next trip dy sampe kipikiran mau lihat sunrise di pantai mana. oh man! aku aja yg menurutku dan aku tulis di bio twitter adalah smart traveler, ga punya pemikiran ntar next trip mau lihat sunrise dimana. dan yang bikin aku semakin menganga dia sampe punya peritungan sendiri sampai di sini jam brapa, setelah itu ngapain, bla bla bla... dia lebih prepare dari yang aku kira. tante lebih memikirkan secara detail dari yang aku sangka. 
waaaa... tante memang tante kita yang debest!!